Ngumpul Komunitas Film dan Komunitas Opensource

Siang disms sama temen kalau komunitas fotografi mau ada acara hunting foto di laboratorium teknik sipil, nah berhubung 1 KFFD (Komunitas Film, Fotografi dan Desain) maka gue sebar infonya, dan kebetulan yang komunitas film juga ada proyek film indie. Jadi aja 1 sms pemberitahuan buat ngumpul ada 2 info.

Singkatnya gue berangkat sore menuju kampus buat ngumpul komunitas film buat ngobrolin proyek film indie sama temen-temen yang minat, dan setelah diskusi 1.5 jam akhirnya didapatkan tugas untuk masing-masing orang dan lokasi yang tepat untuk adegan pengambilang video. Setelah selesai komunitas film, gue lanjutin ngumpul sama komunitas opensource yang emang udah daritadi ngoprek bersama. Ngumpul komunitas opensource selesa maghrib dan selesai itu gue shalat maghrib berjamaah sambil menunggu hujan deres. Berhubung hujan masih deres dan gue belum bisa balik ke kostan, gue ajak 2 orang temen gue untuk ngobrol-ngobrol seputar training opensource setelah UAS.

Gue : “enaknya nongkrong dimana nih kita?”
temen1 : “dikantin aja mas”
temen2 : “setuju”
gue : “oke, ayo lah”

obrolan santai ditemani teh hangat dan ubi hangat menemani obrolan santai kita, gak terasa sudah 1.5 ja dan hujan sudah reda. Akhirnya gue balik ke kostan sedangkan temen-temen gue masih ada acara dikampus.

Sampai kostan, gue nonton ovj sebentar buat hilangin capek gue terus cari makan deh gue di warung disney. Nah pas makan di warung disney, baru mulai acara tukul ternyata pas gue lihat topik bahasan hari ini komedi-komedi lawas/lama. Gue langsung mikir “warkop DKI” entah kenapa pikiran langsung menuju kesana, ya masa kecil gue komedi “warkop dki” bagi gue gak terlupakan. Terus bintang tamu di acara tukul ada “Jojon” sama “PSP (Pantjaran Sinar Petromax)”, wah seru nih kayaknya acara tukul. Habis selesai makan gue langsung ke kostan, tanpa mikir lagi gue langsung nyetel Trans TV buat ngelanjutin lagi nonton acara tukul. Satu kata buat PSP “mantap”, kangen gue denger musik PSP. Disitu disebut nama-nama komedian jaman dulu kayak “ateng, bagyo, adi bing slamet, benyami, jojon, kasino, dono, indro, dan masih banyak lagi”, ya beruntung masa kecil gue mengenal mereka semua dan menonton mereka semua baik secara langsung atau lewat media televisi. Ya sekali lagi gue bersyukur karena gue mengenal komedian-komedian jama dulu yang secara cerdas, unik dan kreatif tanpa harus menghina seseorang.🙂

Gue pikir-pikir kayaknya band komedi versi sekarang yang mirip PSP tuh “The Panas Dalam”, itu sih menurut gue. Gue juga suka sama musik musik-musik The Panas Dalam.

Malam-malam nambahin posting blog, lagi rajin aja nih gue. Kalau lagi banyak proyek kerjaan atau lag banyak tugas kuliah, pasti absen ngeblognya.😀

kesimpulan : “hidup terlalu hambar untuk dilalui tanpa adanya canda dan tawa”😀

2 thoughts on “Ngumpul Komunitas Film dan Komunitas Opensource

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s