pray for indonesia

begitulah kalimat yang tepat untuk posting blog gue kali ini. Karena indonesia sedang mengalami musibah yang mana telah terjadi banjir di wasior, tsunami di mentawai dan letusan merapi di yogyakarta.

ya gue sangat prihatin dengan keadaan itu semua, apalagi keadaan yang di jogja, itu kampung gue kalau mudik. Waktu awal-awal kejadian merapi pengen sekali jadi volunteer disana membantu korban-korban merapi tapi apadaya waktu pun menghalang karena pada saat kejadian gue sedang ada ujian tengah semester dikampus selama ujian, selesai ujian perkuliahan aktif kembali seperti semula. Maka gue tidak jadi volunteer disana, cukup gue berdoa kepada semua korban, mudah-mudahan tuhan melindungi mereka semua. AMIN.

Kali ini gue mencoba posting blog dengan aplikasi wordpress di symbian.

Hidup Ini Sederhana

Hidup itu ternyata Indah & Sederhana apabila kita menjalaninya dengan Ilmu……….

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

* Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih

mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil

sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

* Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.”

Ibu menjawab: “Mengapa?”

Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. “

* Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.

Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.”

Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”

* Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”

Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”

Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.

Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”

Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .”

* Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan:

“Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”

Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”

Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

* Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”

Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

* Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.

 

sumber dari teman : http://puspaningutami.tumblr.com/post/313838003/hidup-ini-sederhana

Deddy Mizwar : Bangkit !!

Bangkit itu susah………
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut………
Takut untuk Korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya

Bangkit itu malu……….
Malu menjadi benalu
Malu minta melulu

Bangkit itu Marah………
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu Mencuri…….
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu Tidak ada…..
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku………..
aku untuk INDONESIAKU

dibawakan oleh Dedy Mizwar untuk memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional

Sumber : Televisi (hhehe…)

QTA (hikz..hikz..)

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?

Ketika kita menangis?

Ketika kita membayangkan?

Itu karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita

Kita bergabung dengannya dan jatuh kedalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan

Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan

Tapi ingatlah melepaskan BUKAN akhir dari dunia

Melainkan awal suatu kehidupan baru

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari dan mereka yang telah mencoba

Karena MEREKA-lah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka CINTA yang SEJATI?

Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli

Birthday,,

Kubujuk usiaku
sebelum usai bulan November
“Tidakkah engkau sabar menunggu barang sedetik sebelum kuusaikan doa singkatku?”

“Tuhan,” kataku lirih
“Gemetar tubuhku berdebar bersama jantungku. Oh, aku masih hidup, ternyata!”

Hari-hari melangkahi usia
memburu imanku
mengejar hari esokku
Di mana kini aku berada?

Kutercenung sejenak
membayangkan sebuah hari
ketika malaikat memberi sapa
“Man robbuka?” [Siapa Tuhanmu?]
“Man dimuka?” [Apa agamamu?]
“Man qiblatuka?” [Ke mana kiblatmu?]
maka gemetar ruhku
“Siapa Tuhanku? Ya, ya Allah Tuhanku!”
“Agamaku? Islam, agamaku!”
“Kiblatku? Ya, ya, ke mana kiblatku, ya Tuhanku?”
maka aku pun mesti istirah
sebelum siksamu menimpa ruh dan jasadku

Tik… tak… tik… tak…
Kubujuk usiaku
“Tidakkah engkau sabar menunggu barang sedetik sebelum kuusaikan doa singkatku?”

Tik… tak… tik… tak…
hari-hari pun terhimpun
detik demi detik
Hanya sekelumit yang bisa kunikmati
Waktu pun tersia-sia
menjadi masa lampau

Tik… tak… tik… tak..
Waktu mengingatkan
Bahwa usia tak bisa dibujuk
Merangkaki lingkaran waktu
Membelah tiga dimensi
Dulu, kini, dan esok
Menuju hari abadi

Seperti Burung,,

Aku ingin seperti burung
Memiliki sayap gagah yang membelah angkasa
Bila dia terbang melesat menggapai kebebasan
Lalu menukik tajam tanpa takut terjatuh

Aku ingin memiliki sepasang sayap
Yang akan membawaku pergi jauh dari duka
Meninggalkan dilema hidup yang terus membayangi
Tanpa pernah ada kata sudah atau selesai

Aku ingin kembali ke bumi dari pengembaraan
Menyimpan kembali sayapku baik-baik
Agar nanti dapat kubawa tebang kembali
Bila gundah dan resah kembali hadir

Aku ingin seperti burung,..
Terbang,..
Melesat,..Menukik,..
Mengembara,..
Pulang,..
Terbang kembali,..
Tanpa takut jatuh dan luka
Tapi aku tetap lah aku
Tetap manusia yang tak pernah lepas
Dari himpitan problema hidup

Namun,..
Aku tetap ingin seperti burung
Aku ingin seperti burung!!